Minggu, 26 Oktober 2014

Khutbah Jum'ah (Istiqomah)






 

Khutbah Jumat : Istiqom
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى أَمَرَنَا بِالْعَدْلِ وَالاِحْسَانِ, أَشْهَدُ أَنَّ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِى بَصَرْناَ مِنَ الْعَمَى وَهَدَانَا مِنَ الضَّلاَلِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ مُحَمَّدَ ابْنِ عَبْدِاللهِ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِاِحْسَانِ اِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَابَعْدُ فَيَاعِبَادَالله أُوْصِيْكُمْ وَاِيَايَّ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ وَافْعَلُوا الْخَيْرَاتِ وَاجْتَنِبُوا السَّيِّئَاتِ لَعَلَكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قاَلَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْأَنِ الْعَظِيْمِ أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ اِنَ الَّذِيْنَ قَالُوا رَبُّناَ اللهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَلُ عَلَيْهِمُ الْمَلاَئِكَةُ اَلاَ تُخَافُوا وَلاَتَحْزَنُوا
 Hadirin Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah
                Sembari bersila, duduk istiqamah di masjid ini, mari kita bersama-sama mendekatkan diri, menyatukan nurani kita dengan rahmat Allah subhanahu wa ta’ala yang melidungi dan membimbing hidup kita. Upaya mendekatkan dan menyatukan diri  merupakan sesuatu yang niscaya bagi kita selaku hamba-Nya dan sebagai manifestasi ketundukan dan kepatuhan kita di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala. Pada kesempatan kali ini, khatib ingin mengangkat tema tentang istiqomah sebagai konsep diri membentuk karakter seorang muslim.
Hadirin Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah
Sebagai agama samawi, Islam memadukan antara dimensi esoterik (‘aqidah) di satu sisi, dan dimensi eksoterik (syari’ah) di sisi yang lain. Dimensi eksoterik ajaran Islam memuat ajaran paling fundamental yang menyangkut sistem keimanan dan kepercayaan terhadap Allah subhanahu wa ta’ala sebagai pencipta alam semesta. Oleh karena itu, pemaknaan atas iman secara benar dan istiqomah dimaksud untuk mestimulasi rasa spiritualisme keagamaan yang paling asasi dalam wujud penghambaan dan pengabdian secara total kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Istiqomah berasal dari kata Qawama yang berarti tegak lurus. Kata istiqomah selalu dipahami sebagai sikap teguh dalam pendirian, konsekuen, tidak condong atau menyeleweng ke kiri atau ke kanan dan tetap berjalan pada garis lurus yang telah diyakini kebenarannya.




























Istiqomah adalah konsistensi, ketabahan, kemenangan, keperwiraan dan kejayaan di medan pertarungan antara ketaatan, hawa nafsu dan keinginan. Oleh karena itu mereka yang beristiqomah layak untuk dapat penghormatan berupa penurunan malaikat kepada mereka dalam kehidupan di dunia untuk membuang perasaan takut dan sedih dan memberi kabar gembira kepada mereka dengan kenikmatan surga.
Sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ [٤١:٣٠]
Sesungguhnya Orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah,” sebagai pengakuan atas kemahaesaan-Nya, kemudian menjalankan syariat-Nya secara istiqamah, benar-benar akan selalu dikunjungi oleh para malaikat dengan mengatakan, “Kalian tak perlu merasa takut dengan kesusahan yang menimpa kalian, juga tak perlu bersedih dengan kebaikan yang tidak bisa kalian dapatkan. Sebaliknya, bergembiralah dengan surga yang dijanjikan kepada kalian melalui para nabi dan rasul.”  (al-Fushshilat:30).
Sikap istiqomah juga ditegaskan oleh Nabi Muhammad saw sebagai identitas keislaman seseorang. Hal ini sebagaimana ditegaskan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam Yang Artinya: Dari Sufyan bin Abdullah al-Tsaqafi r.a berkata: Aku berkata Wahai Rasulullah…! katakanlah satu perkataan padaku tentang islam yang aku tidak perlu menanyakannya kepada orang lain. Sabda Rasullah saw: “ucapkanlah aku beriman dengan Allah kemudian beristiqomahlah kamu” (HR. Muslim)
Hadirin Jama’ah Jum’at Rahimakumullah
Hadits di atas menjelaskan bahwa sikap istiqomah tersebut akan berimplikasi kepada bagaimana seorang muslim secara terus menerus dan konsisten berpegang teguh dalam beriman kepada Allah. Istiqomah itu sendiri dapat memberikan efek positif yang sangat besar bagi kehidupan seorang muslim dalam membentuk citra dirinya.
Citra diri (self image) atau konsep diri (self concept) adalah gambaran seseorang mengenai dirinya




























sendiri. Walaupun citra diri mempunyai subyektivitas yang tinggi, tetapi hal itu merupakan salah satu unsur penting dalam proses pengembangan pribadi. Citra diri yang positif akan mewarnai pola sikap, cara pikir, corak penghayatan, dan ragam perbuatan yang positif juga, demikian pula sebliknya. Seseorang yang memandang dirinya cerdas misalnya, akan bersikap berfikir, merasakan dan melakukan tindakan-tindakan yang dianggapnya cerdas (sekalipun orang-orang lain mungkin menganggapnya berlagak pintar)
Sesuai dengan citra diri yang disebutkan, maka yang dimaksud dengan citra diri muslim adalah gambaran seorang mengenai dirinya sendiri, dalam artian sejauh mana ia menilai sendiri kualitas kemusliman, keimanan, dan kemuhsinannya berdasarkan tolak ukur ajaran Islam. Peneliaian ini benar-benar tidak mudah dan mengandung subjektivitas yang tinggi, tetapi hal ini dalam ajaran Islam sangat dianjurkan mengingat setiap muslim wajib melakukan muhasabah (evaluasi diri), menghisab dirinya sebelum ia dihisab di hari akhir.


Hadirin Jama’ah Jum’at Rahimakumullah
Seorang muslim yang melakukan istiqomah, maka ia telah melakukan sebuah usaha yang berkaitan dengan pengembangan pribadinya. Pengembangan pribadi adalah usaha terencana untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang mencerminkan kedewasaan pribadi guna meraih kondisi yang lebih baik lagi dalam mewujudkan citra diri yang diidam-idamkan. Usaha ini dilandasi oleh kesadaran bahwa manusia memiliki kemampuan untuk menentukan apa yang paling baik untuk dirinya dalam rangka mengubah nasibnya menjadi lebih baik.
Seseorang disebut memiliki kepribadian muslim manakala ia dalam mempersepsi sesuatu, dalam bersikap terhadap sesuatu dan dalam melakukan sesuatu dikendalikan oleh pandangan hidup muslim. Karakter seorang muslim terbentuk melalui pendidikan dan pengalaman hidup. Kepribadian seseorang disamping bermodal kapasitas fitrah bawaan sejak lahir dari warisan genetika orang tuanya, ia terbentuk melalui proses panjang riwayat hidupnya, proses internalisasi nilai pengetahuan dan pengalaman dalam dirinya. Dalam perspektif ini, agama yang diterima dari pengetahuan maupun




























yang dihayati dari pengalaman rohaniah, masuk ke dalam struktur kepribadian seseorang. Orang yang menguasai ilmu agama atau ilmu akhlak (sebagai ilmu) tidak otomatis memiliki kepribadian yang tinggi, karena kepribadian bukan hanya aspek pengetahuan.
Hadirin Jama’ah Jum’at Rahimakumullah
Salah satu kegiatan pribadi adalah ‘menemukan makna hidup’ yang kiranya dapat dimodifikasi untuk merancang program pelatihan ‘menuju kepribadian muslim. Pelatihan menemukan makna hidup ini didasari oleh prinsip-prinsip panca sadar yakni: Pertama sadar akan citra diri yang diidam-idamkan. Kedua sadar akan kelemahan dan keunggulan diri sendiri. Ketiga sadar akan unsur-unsur yang menunjang dan menghambat dari lingkungan sekitar. Keempat sadar akan pendekatan dan metode penghambatan pribadi. Dan kelima sadar akan tokoh idaman dan panutan akan suri tauladan.
Hadirin Jama’ah Jum’at Rahimakumullah
Kesimpulan dari khutbah kali ini adalah bahwa seorang muslim yang melakukan istiqomah, maka ia telah melakukan sebuah usaha yang berkaitan dengan pengembangan pribadinya dan citra dirinya. Pengembangan pribadi adalah usaha terencana untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang mencerminkan kedewasaan pribadi guna meraih kondisi yang lebih baik lagi dalam mewujudkan citra diri yang diidam-idamkan. Usaha ini dilandasi oleh kesadaran bahwa manusia memiliki kemampuan untuk menentukan apa yang paling baik untuk dirinya dalam rangja mengubah nasibnya menjadi lebih baik.
بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذْكُرَ الْحَكِيْمَ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَاِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ العَلِيْمُ, وَأَقُوْلُ قَوْلى هَذَا فَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم













 












Senin, 27 Februari 2012



PROPOSAL PENDIRIAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
AL – WASHOYA




 













YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YPI)
“AL – WASHOYA”
KERTOREJO – NGORO
JOMBANG
2012




PROPOSAL
PENDIRIAN SMK BARU


Satuan Pendidikan      : SMK Al-Washoya
Program Keahlian       : Tehnik Komputer Jaringan
Alamat                        : Jl. Kertorejo, Kertorejo, Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang




BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Era globalisasi membawa dampak persaingan yang semakin tajam, tetapi disisi lain kondisi ini juga peluang kerja sama yang lebih luas dengan pihak-pihak lain dalam kompetisi persaingan tersebut. Dengan globalisasi disemua bidang, maka organisasi masyarakat, yayasan dan elemen-elemen yang peduli pada dunia pendidikan mewujudkan sebuah lembaga dengan para siswa yang memiliki keunggulan kompetitif. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor  penting dalam era globalisasi ini, dan pada akhirnya sector pendidikan formal atau non formal harus mampu menjawab tantangan tersebut.
Dari sisi lain faktor  pengangguran dan anak putus sekolah merupakan salah satu meningkatnya permintaan dan kebutuhan daerah (Kabupaten / Kota) akan ketersediaan pendidikan kejuruan, dengan harapan para lulusan yang memiliki keunggulan kompetitif dapat memnuhi kebutuhan tenaga professional dalam bidang keahlian yang dibutuhkan dunia usaha / industry. Dan hal ini perlu dukungan dengan rencana strategis guna meningkatkan kemampuan peserta didik untuk menyongsongera globalisai. Karenanya, Sekolah Menengah Kejuruan memerlukan penyempurnaan dan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarananya. Seiring dengan pembangunan di bidang pendidikan di Indonesia, pemerintah mempunyai prioritas pembangunan SDM kepada 3 pilah, yang salah satunya adalah memperluaskan akses dan pemerataan pendidikan. Program perluasan dan pemerataan pendidikan ini menjadi pekerjaan besar setelah diterapkannya desentralisasi sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Dengan diterapkannya Otonomi Daerah disertai dengan pemekaran wilayah, berakibat pada ketidak merataan jenis dan jenjang pendidikan pada salah satu daerah dengan daerah lain. Sehingga perlu pengembangan Pendidikan di Pondok Pesantren dan atau Instutusi penyelenggaraan pendidikan lainnya, ini yang menjadi salah satu alternative solusi dari masalah tersebut.
Propenas tahun 2001 – 2004 menyatakan bahwa salah satu kegiatan pokok dalam upaya perluasan dan pemerataan pendidikan menengah adalah menerapkan alternative layanan pendidikan, khususnya masyarakat yang kurang beruntung yaitu masyarakat miskin, terisolasi, terasing dan minoritas sehingga tidak dapat menikmati pendidikan secara optimal karena faktor  trasportasi, akomodasi, dan mahalnya biaya pendidikan di perkotaan.
Pengembangan program sekolah menengah kejuruan sebagai salah satu alternative dalam menjawab problematika pendidikan tersebut dan berusaha di desain sebagai salah satu bentuk pengembangan sekolah menengah di wilayah kabupaten / kota atau kecamatan tertentu. Dalam hal ini untuk wilayah Kecamatan Ngoro belum ada satuan pendidikan setingkat menengah kejuruan yang itu merupakan peluang besar untuk ditumbuhkembangkan. Maka Yayasan Pendidikan Islam Al-Washoya Kertorejo Ngoro Jombang membaca peluang tersebut, memiliki harapan dan cita-cita dapat membantu merealisasikan tujuan pendidikan nasional yang berbasis keterampilan, kemandirian dan religious dengan menyelenggarakan SMK Plus Al-Washoya Kertorejo,

B.     VISI DAN MISI
1.      Visi
Menjadikan SMK sebagai wahana pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan iman dan taqwa untuk menghasilkan tenaga kerja yang religi, terampil, mandiri dan professional.
2.      Misi
a.       Meningkatkan penguasaan Imtaq dan Iptek secara seimbang.
b.      Menyelenggarakan pendidikan sekolah yang berakhlaqul karimah
c.       Memberikan pembinaan keterampilan dan kemandirian sesuai dengan kompetensi keahlian.
d.      Efektifitas kegiatan pendidikan dan pelatihan untuk kompetensi  tambahan da praktek kerja yang terpilih.

C.    ANALISA SWOT
1.      Kekuatan
SMK Plus Al-Washoya Kertorejo yang mulai mendirikan mempunyai peta kekuatan yang tak diragukan lagi, dua faktor  kekuatan yang akan mendukung berkembang pesatnya SMK Plus Al-Washoya adalah sebagai berikut :
Ø  Faktor Utama adalah yang paling diperlukan dalam pengembangan SMK Plus Al-Washoya yaitu adanya tenaga akademisi yang kompeten dan berpengalaman yang selama ini juga telah mengabdikan dirinya dibidang kependidikan.
Ø  Faktor Pendukung adalah faktor  yang dapat menunjang dan juga mendukung tumbuh kembangnya SMK Plus Al-Washoya menjadi lebih maju pesat yaitu:
v  Yayasan yang solid dalam mengembangkan SMK Plus Al-Washoya Kertorejo.
v  Kondisi sosial masyarakat. Secara ekonomis masyarakat Ngoro mempunyai perekonomian yang cenderung meningkat, hal ini berpengaruh pada pola pikir  dalam meraih jenjang pendidikan yang semakin tinggi.
2.      Peluang
Ø  SMK Plus Al-Washoya yang mengambil program studi keahlian Tehnologi Informasi dan Komunikasi dengan kompetensi keahlian Tehnik Komputer dan Jaringan dengan harapan mampu menarik berbagai potensi yang ada di Kecamatan Ngoro yang belum ada sama sekali lembaga pendidikan setingkat menengah kejuruan.
Ø  Banyaknya jumlah lulusan SMP maupun MTs dari wilayah Kecamatan Ngoro khususnya dan kecamatan-kecamatan yang berbatasan dengan kecamatan Ngoro.
3.      Kelemahan
Ø  Program keahlian Tehnik Komputer dan Jaringan dengan bidang keahlian Tehnologi Informasi dan Komunikasi masih merupakan program yang baru sehingga masih sangat perlu pengenalan lebih lanjut ke masyarakat.
4.      Ancaman
Ø  Kecenderungan masyarakat menyekolahkan anak-anak mereka yang lulus SMP maupun MTs ke kota masih sangat besar. Hal ini didukung oleh penawaran fasilitas yang cukup menjanjikan dan keyakinan bahwa sekolah di kota jauh lebih baik daripada sekolah di desa.
Ø  Paradigma masyarakat yang masih semi bisa  keagamaan,satu sisi memang masih merupakan bagian dari keberhasilan sebagai salah satu “trik” yang bisa dipakai untuk menarik simpati masyarakat. Tetapi pada satu sisi ini juga merupakan ancaman dimana masyarakat masih menganggap ilmu teknologi bukanlah bagian dari kewajiban untuk mempelajarinya, bahkan cenderung dianggap tidak perlu, karna tidak memiliki daya tawar kelak di akhirat. Ini juga hal yang perlu dicerahkan mengingat SMK Plus Al-Washoya ini berada di lingkungan Pondok Pesantren yang religi Salafy.

D.    TUJUAN
Tujuan dari pengembangan Program SMK Plus Al-Washoya di Yayasan Pendidikan Islam Al-Washoya adalah sebagai berikut :
a.       Untuk memberikan kemudahan akses pendidikan menengah kejuruan pada darah yang jauh jarak jangkauannya dari SMK yang sudah ada kare faktor  transportasi dan ekonomi.
b.      Untuk mewadahi lonjakan lulusan MTs Al-Washoya khususnya dan SMP sederajat pada umumnya sebagai dampak keberhasilan program WAJAR 9 Tahun.
c.       Untuk efisiensi dan pemberdayaan sumber daya yang tersedia pada Yayasan Pendidikan Islam Al-Washoya dan Institusi Penyelenggaraan Pendidikan lainnya.

E.     PESERTA DIDIK
Berdasarkan peta wilayah dan kondisi lapangan. Letak Desa Kertorejo Kec. Ngoro Kab. Jombang yang berdekatan dengan lembaga pendidikan setingkat SMP dan MTs, sehingga sangat memungkinkan mendapatkan input siswa yang layak untuk dijadikan lokasi SMK Plus Al-Washoya Kertorejo.

F.     PENDANAAN
Proses rencana pendirian SMK Plus Al-Washoya di Yayasan Pendidikan Islam Al-Washoya Kertorejo pada tahun ……………….. ini direncanakan diperoleh dari :
a.       Bantuan dari Pemerintah Pusat
b.      Bantuan dari Propinsi Jawa Timur
c.       Dana pendamping dari Pemerintah Kabupaten
d.      Dana Yayasan
e.       Dana dari masyarakat
Untuk realisasi dan rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah dalam jangka waktu empat tahun mendatang (terlampir)

Unsur yang terlibat
Dalam kegiatan ini koordinasi awal keberadaan SMK Plus Al-Washoya di Yayasan Pendidikan Islam Al-Washoya Kertorejo ini melibatkan Yayasan, Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, tokoh masyarakat sekitar, Ulama’, Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang, dunia usaha, dunia industri, LSM dan Instansi yang terkait. Dari hal tersebut, diharapkan keberadaan SMK Plus Al-Washoya Semelo di Yayasan Pendidikan Islan Al-Washoya dapat berjalan dengan baik di Ngoro Jombang.

G.    RENCANA PENGEMBANGAN PROGRAM
A.    Jangka Pendek
1.      Rapat Koordinasi
2.      Penyusunan Proposal
3.      Pengiriman Proposal
4.      Sosialsiasi SMK Plus Al-Washoya
5.      Penyusunan Program Kerja
6.      Inventarisasi program pelaksanaan
7.      Penyusunan program bersama
8.      Evaluasi

B.     Jangka Panjang
1.      Melengkapi administrasi kantor
2.      Memaksimalkan pengelolaan dan proses pembelajaran
3.      Penggalian bakat dan kreatifitas siswa
4.      Penambahan ruang kelas dan ruang praktek
5.      Menjalin akses kemitraan dengan berbagai lembaga, instansi yang sesuai dengan kompetensi keahlian SMK Plus Al-Washoya
6.      Membuat kelas unggulan, bagi siswa yang nilainya diatas rata-rata
7.      Menyalurkan tenaga kerja dari lulusan SMK Plus Al-Washoya



BAB II
KONDISI OBYEKTIF

A.    YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-WASHOYA
Yayasan Pendidikan Islam Al-Washoya berdiri tahun ….. yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al-Washoya, memiliki tujuan untuk menyelenggarakan usaha pendidikan masyarakat, sosial dan pengembangan agama Islam ala aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah dengan berazaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Profil Yayasan Pendidikan Islam Al-Washoya Kertorejo :
1.      Nama lengkap yayasan                       :
2.      Alamat yayasan                                   :
3.      Kecamatan                                          :
4.      Kabupaten                                           :
5.      No. Telp. Yayasan                              :
6.      Akte pendirian yayasan         
a.       Nama notaris                                 :
b.      Di kab/kodya                                :
c.       Hari / tanggal                                :
d.      Nomor Notaris                              :
Ketua yayasan
a.       Nama                                             :
b.      Alamat                                          :
c.       Nomor telp                                    :
7.      Kewarganegaraan                               :
8.      Tanah
a.       Status tanah                                  :
b.      Luas tanah                                     :
9.      Gedung
a.       Tahun berdirinya bangunan          :
b.      Sifat bangunan                              :
c.       Pendiri yayasan                             :
d.      Status pemilikan                            :




B.     PROFIL SEKOLAH
1.      Nama lengkap sekolah            :
2.      NSS dan NDS                        :
3.      Bidang keahlian
Yang diusulkan                       :
4.      Program keahlian
Yang diusulkan                       :
5.      Alamat
Desa                                        :
Kecamatan                              :
Nomor telp. sekolah                :                      
6.      Waktu pembelajaran              
7.      Kepala Sekolah                       :
Alamat                                    :
Nomor telp.                             :
Ijasah terakhir                                     :
Kewarganegaraan                   :
8.      Ketua Jurusan Tehnik Komputer dan Jaringan
Alamat                                    :
Nomor telp.                             :
Ijasah terakhir                                     :
Kewarganegaraan                   :
9.      Ketua Jurusan Akutansi
Alamat                                    :
Nomor telp.                             :
Ijasah terakhir                                     :
Kewarganegaraan                   :
10.  Koordinator Kesiswaan dan Sarpras
Alamat                                    :
Nomor telp.                             :
Ijasah terakhir                                     :
11.  Jumlah Guru / Pegawai
a.       Guru tetap yang diangkat dan dibayar oleh yayasan        :
b.      Guru tidak tetap yang diangkat oleh yayasan                  :
c.       Pegawai tata usaha                                                            :
d.      Pesuruh / pekerja                                                               :

C.    DAFTAR INVENTARIS PERLENGKAPAN
Nama sekolah                    : SMK Al-Washoya Kertorejo
NSS                                   : -
Alamat sekolah                 : Kertorejo
Kecamatan                        : Ngoro
Kabupaten                         : Jombang
Nama barang
Ada
Tidak ada
Status
Jumlah
Ket
Milik
Pinjam
Sewa

























































































































D.    DAFTAR INVENTARIS SARANA PEMBELAJARAN
Nama barang
Ada
Tidak ada
Status
Jumlah
Ket
Milik
Pinjam
Sewa









































































E.     STRUKTUR ORGANISASI



BAB III
KESIMPULAN

Dari uraian Proposal diatas dapat disimpulkan beberapa pokok pikiran tentang sangat perlunya keberadaan SMK Plus Al-Washoya di Yayasan Pendidikan Islam Al-Washoya adalah sebagai berikut :
a.       Secara Akademik
1.      Adanya calon siswa yang setiap tahun belajar secara formal hingga tamat MTs Al-Washoya khususnya dan lembaga sederajat di sekitar YPI Al-Washoya pada umumnya.
2.      Tersedianya tenaga kependidikan baik yang telah disiapkan oleh Yayasan maupun kerja sama melalui semua pihak baik instansi pemerintah maupun swasta.
3.      Adanya sarana dan prasarana yang menunjang baik yang disediakan oleh Yayasan maupun melalui masyarakat sekitar.

b.      Secara Ekonomis
1.      Dengan adanya SMK Plus Al-Washoya atau institusi lain ini diharapkan akan dapat meningkatkan mutu pendidikan serta meningkatkan Sumber Daya Manusia agar dapat hidup di masyarakat secara mandiri, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan ekonomi rakyat.
2.      Dengan adanya SMK Plus Al-Washoya atau intitusi lain ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan pemerataan pendidikan khususnya di kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang.
3.      Menekan biaya pendidikan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Ngoro dan sekitarnya.


Jombang, ………………
Ketua YPI Al-Washoya Kertorejo



                                               



YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM
“AL – WASHOYA”
Desa Kertorejo Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang

Susunan Panitia
Pendirian SMK Plus Al-Washoya Kertorejo

Penanggung Jawab     :
Ketua                          :
Wakil Ketua                :
Sekretaris                    :
Bendahara                   :

Anggota                      :


PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG
KECAMATAN NGORO
KEPALA DESA ……………..

SURAT REKOMENDASI
Nomor : …………………….

Menindaklanjuti Surat Permohonan Pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Plus Kertorejo bernomor : ………………………………………….. dan berkas proposalnya. Maka kami atas nama pejabat yang berwenang merespon, mendukung dan merekomendasi maksud tersebut diatas sesuai dengan ketentuan – ketentuan yang berlaku dan disepakati.
Demikian Surat Rekomendasi ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kertorejo, …………………..
Kepala Desa Kertorejo



                                               



PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG
KECAMATAN NGORO

SURAT REKOMENDASI
Nomor : …………………….

Menindaklanjuti Surat Permohonan Pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Plus Kertorejo bernomor : ………………………………………….. beserta berkas proposalnya. Maka kami atas nama pejabat yang berwenang merespon, mendukung dan merekomendasi maksud tersebut diatas sesuai dengan ketentuan dan perundang – undangan yang berlaku dan disepakati.
Demikian Surat Rekomendasi ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.


Ngoro, …………………..
Camat Ngoro





                                               



PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG
DINAS PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKAN

REKOMENDASI
Nomor : …………………….

Yang bertanda tangan dibawah ini, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang tidak keberatan memberikan Rekomendasi kepada Yayasan Pendidikan Islam Al-WAshoya untuk mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Plus Al-Washoya Akte Notaris nomor …. Tanggal …………….…                             Notaris ……………..
Dengan pertimbangan sebagai berikut :
1.      Masyarakat disekitar lokasi masih memerlukan adanya layanan pendidikan SMK.
2.      Masyarakat disekitar dapat menerima kehadiran kegiatan pendidikan yang diselenggarakan oleh yayasan tersebut.
3.      Surat rekomendasi ini dikeluarkan sebagai perlengkapan persyaratan memperoleh rekomendasi pendirian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang.
Demikian Surat Rekomendasi ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ngoro, ……………………..
Kepala UPTD Pendidikan





                                               



YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM
AL-WASHOYA

REKOMENDASI

Yang bertanda tangan dibawah ini, Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Washoya Kertorejo Ngoro Jombang, memberikan Rekomendasi kepada pengelola Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Plus Al-Washoya, untuk menggunakan dan memfungsikan ……………………………………………. sebagai operasional kelembagaan.
Dengan pertimbangan sebagai berikut :
1.      Kelangsungan dan perkembangan pendidikan dilingkungan YPI Al-Washoya Kertorejo
2.      Kesesuaian dengan program kerja Yayasan Pendidikan Islam Al-Washoya Kertorejo
3.      Surat Rekomendasi ini diberikan sebagai bukti alih fungsi gedung / ruang kelas MTs pada pengelolaan SMK Plus Al-Washoya.
Demikian Surat Rekomendasi ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.



Ngoro, ………………….
Ketua YPI Al-Washoya



                                               




DENAH DAN FOTO SMK PLUS AL – WASHOYA KERTOREJO


SMK PLUS “AL – WASHOYA” KERTOREJO

Naskah Perjanjian Kerjasama
Nomor :

Pada hari ini ……… tanggal … bulan …………… tahun, antara SMK plus “Al – Washoya” Kertorejo dengan ………………… sepakat mengadakan perjanjian kerjasama dengan rincian sebagai berikut :
Yang bertanda tangan dibawah ini :
1.      Nama         :
Jabatan      :
Alamat      :
Selanjutnya disebut Pihak Pertama dan dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama SMK plus “Al – Washoya” Kertorejo
2.      Nama         :
Jabatan      :
Alamat      :
 Selanjutnya disebut Pihak Kedua dan dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama …………………..
Pihak I dan Pihak II telah sepakat mengadakan perjanjian kesepakatan sebagai berikut :

Pasal 1
TUJUAN

Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Praktek Kerja Industri pada SMK plus “Al – Washoya” Kertorejo

Pasal 2
PRINSIP KERJA SAMA

Kerjasama ini didasarkan atas prinsip saling membantu, saling mengisi, saling melengkapi dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.





Pasal 3
RUANG LINGKUP

Kerjasama ini meliputi berbagai kegiatan yang berhubungan dengan penyelenggaraan Praktek Kerja industry, antara lain :
1.      Menyusun bersama kurikulum dan bahan ajaran, pada batas-batas kewenangan yang ada pada SMK Plus Al-Washoya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2.      Melaksanakan bersama Praktek Kerja Lapangan, sebagian disekolah dan sebagian di perusahaan dalam bentuk kegiatan berkerja produktif pada lini di lapangan kerja.
3.      Mengawasi bersama pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan
4.      Melaksanakan bersama evaluasi keberhasilan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan.
5.      Melalui mekanisme Majelis Sekolah, ikut serta dalam kegiatan uji profesi dan penerbitan setifikat.

Pasal 4
MASA KERJA SAMA

Kerjasama ini berlaku 5 (lima) tahun sampai ada peninjauan yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Pasal 5
TUJUAN

Perjanjian kerjasama ini sewaktu-waktu dapat diperbaiki atau ditinjau kembali melalui proses musyawarah dan mufakat.