Madza fii sya’ban ?( ada apa dibulan sya’ban ? ), mungkin adalah pertanyaan yang tepat, yang harus kita lontarkan pada diri kita yang sering lupa dengan peristiwa-peristiwa bersejarah yang telah terjadi dalam islam.
Sesungguhnya dari kaidah-kaidah yang sudah ditetapkan oleh ahli ilmu, bahwasanya suatu waktu itu menjadi mulia, karena sebab suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi di dalamnya. Yang mana kejadian tersebutlah yang menjadikan waktu itu berharga dan mempunyai atsar (bekas) tersendiri pada manusia. Semakin besar atsar, maka semakin besar pula rasa ingat seseorang pada waktu tersebut.
Maka suatu keharusan bagi umat islam untuk mengetahui tarikh(sejarah) serta kejadian-kejadian yang bersejarah dalam islam. Supaya kita bisa mengingat serta menjadikan mulia waktu yang bertepatan dengan peristiwa tersebut. Memang benar seperti yang kita ketahui, banyak pendapat yang berbeda-beda tentang masalah ini. Akan tetapi intinya hanyalah satu, yaitu mengenalkan umat ini dengan tarikh.Sabda Rosululloh saw : “Baiknya akhir umat ini adalah karena baiknya orang-orang seblum mereka “. Kalau pepatah mengatakan : “bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menghargai jasa para pahlawannya”.Bertepatan bengan bulan sya’ban ini, banyak sekali kejadian bersejarah yang terjadi didalamnya. Diantanranya adalah:
Pemindahan kiblat dari baitul maqdis ke ka’bah
Adapun sebelum itu kiblat orang islam ke baitul maqdis. Rosulullah tidak ingin menyerupai dengan orang yahudi, walaupun itu dalam urusan ibadah. Sehingga setiap malam beliau melihat ke langit seraya berharap kepada Allah untuk menggantikan kiblat yang tidak sama dengan mereka. Sehingga Allah swt mengabulkan harapannya dalam firmannya : “ kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi.maka hadapkanlah wajahmu kearah masjidilharom. Dan dimana saja kamu berada maka hadapkanlah wajahmu kea rah itu.”
Sampai sampai Siti ‘Aisyah mengatakan pada Nabi saw : “ Aku tidak melihat engkau kecuali Allah cepat-cepat memuaskan engkau.” Sebagaimana dalam Firman Allah swt : “ Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.”
Dilaporkan Amal kita kepada Allah swt
Ini merupakan laporan tahunan. Adapun amal kita sudah dilaporkan setiap minggunya, yaitu pada hari senin dan kamis sebagaimana telah datang dalam hadits.Amal kita juga sudah dilaporkan setiap harinya.Ini semua hanya semata-mata Allah ingin menampakkan,memuliakan serta membanggakan kepada malaikat amal-amal manusia. Maka dari pada itu Nabi saw menganjurkan kepada kita untuk puasa dalam bulan sya’ban ini. Agar apabila amal kita dilaporkan nantinya, kita dalam keadaan puasa.
Ditentukan umur kita
Pada bulan ini juga umur kita ditentukan. Maksudnya taqdir umur kita di tampakkan atau diberikan pada malaikat. Lain dari pada itu perbuatan Allah swt tdk terikat dengan waktu dan tempat. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Siti ‘Aisyah Beliau berkata : “Ya rosulalloh mengapa engkau paling senang berpuasa di bulan Sya’ban ?” Rosul saw menjawab : “Sesungguhnya Allah menakdirkan kematian pada tahun itu kepada jiwa yang dikehendaki, maka aku ingin didatangkan ajalku, sedangkan aku dalam keadaan puasa.”Oleh karena itu beliau memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban.
Malam Nisfu Sya’ban
Yaitu malam pertengahan bulan Sa’ban. Malam yang agung dan mulia. Yang mana Allah menurunkan ampunan sebesar-besarnya. Sebagaimana dalam hadits Nabi saw bahwasanya Allah membebaskan para ahli neraka sejumlah bulu kambingnya bani kilab. Kecuali orang musyrik, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, pemabuk, orang yang mengelembrehkan (jawa) sarungnya, dan orang yang memutus tali persaudaraan.
Dengan mengingat serta mempelajari peristiwa-peristiwa tersebut, semoga kita diberi kekuatan oleh Allah untuk mengisi bulan ini dengan ibadah kepada Allah swt.Terutanma malam nisfu Sya’ban. Amin ….
Abu Naufal
Tidak sedikit diantara kita yang berharap bisa bertemu dengan bulan suci Romadlon. Tidak sedikit pula diantara kita yang merasa berat dengan hadirnya bulan romadlon.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar